Mari Merawat Dan Mempererat Tali Silaturahmi Untuk Kebaikan

Mari Merawat dan Mempererat Tali Silaturahmi untuk Kebaikan

Mari Merawat dan Mempererat Tali Silaturahmi untuk Kebaikan

Ustaz M. Syahriansyah, S.S. memberikan tausiah di Masjid Baitul Haq kompleks SMAN 5 Palangka Raya pada Jumat, 24 April 2026. Puluhan guru muslim sekolah ini yang duduk lesehan di atas karpet pun menyimaknya dengan saksama sambil menikmati kue dan irisan buah semangka.

Lewat tausiahnya ustaz mengingatkan wajibnya dan pentingnya menjalin dan menjaga silaturahmi dalam kehidupan. Ia juga mengingatkan agar kita tidak memutuskan tali silaturrahmi.

Mempererat tali silaturahmi itu merupakan kewajiban setiap muslim. Banyak manfaat yang dapat kita ambil dengan silaturahmi. Tentu silaturahmi bukan sekadar bertemu, berkunjung, dan saling menanyakan kabar. Silaturahmi mesti disertai dengan saling menasihati mengajak kepada kebaikan, peduli kepada yang ditimpa kesusahan, danĀ  memberikan motivasi positif.

Begitu banyak manfaat silaturahmi. Di antaranya, silaturahmi dapat menjadi sarana meningkatkan takwa kepada Allah Swt. Di antaranya silaturahmi lewat majelis taklim lewat pengajian. Silaturahmi juga dapat memperpanjang umur dan menambah rezeki.

Silaturahmi juga dapat mendukung kesehatan lahir dan batin. Dengan silaturahmi kesehatan secara fisik akan terjaga. Hati dan pikiran yang suntuk, gundah, dan sedih juga bisa diredakan lewat silaturahmi.

Lewat silaturahmi persaudaraan dan kasih sayang karena Allah Swt. juga akan terjaga dengan lebih baik. Perselisihan dan kerenggangan dapat diredam lewat silaturahmi.

Silaturahmi juga dapat menggugurkan dosa-dosa kecil di antara kita. Saling memaafkan dan merelakan atas kesalahan melalui sulaturami akan lebih baik daripada menyimpan kebencian dan dendam.

Tentu silaturahmi juga dapat menambah hikmah dan pengetahuan. Lewat silaturahmi kita bisa berbagi ilmu yang bermanfaat dan membawa kebaikan. Wawasan, pengalaman, dan pengetahuan juga akan bertambah dengan silaturahmi sambil belajar meningkatkan kualitas diri dengan tetap mengharap rida Ilahi.

Nah, dengan mempererat silaturahmi dengan keluarga, kerabat, sesama muslim, dan sesama manusia, bahkan dengan alam semesta, niscaya akan tercipta kemaslahatan di dunia dan di akhirat. Sebaiknya, memutuskan silaturahmi akan menimbulkan keresahan, perpecahan, dan permusuhan.

Rasulullah Saw. pernah bersabda yang artinya, "Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi." (HR Bukhari dan Muslim)

Nah, mari kita rawat dan pererat tali silaturrahmi. Semoga kita senantiasa dalam silaturahmi yang mengantar pada kebaikan dunia akhirat. (LJ)